LINGSAR – Sebuah takdir yang sungguh ironis sekaligus memukau tersaji di gelaran Lingsar Open Lombok Barat Cup 2026. Dua raksasa sepak bola dari wilayah Selatan, BTP Pelangan dan PS Bintang Kemanuk, terpaksa harus saling berhadapan lebih awal di Babak 32 Besar. Laga yang dijuluki "Super Big Match" ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel hidup mati di mana hanya satu tim yang berhak melaju ke Babak 16 Besar, sementara tim lainnya harus rela pulang angkat koper dengan tangan hampa.
Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena kehadiran dua superstar yang menjadi ikon bagi masing-masing kubu. PS Bintang Kemanuk turun dengan kepercayaan diri tinggi berkat kehadiran "Raja Tarkam", King Polo. Sosok yang dikenal dengan tendangan kikat dan tendangan trivelanya dan kepemimpinan di lapangan ini menjadi tumpuan harapan fans Bintang Kemanuk untuk menembus pertahanan lawan.Di sisi lain, BTP Pelangan tidak tinggal diam. Mereka mengandalkan kecepatan, kelincahan, dan insting mencetak gol dari "Si Kancil dari Selatan", Dani Onyel. Kemampuan Onyel dalam membaca ruang dan melesatkan serangan balik tajam menjadi senjata mematikan yang ditakuti setiap bek lawan. Pertemuan antara gaya bermain King Polo dan akselerasi Dani Onyel menjanjikan tontonan kelas Liga di lapangan GSL.
Meski sangat disayangkan kedua tim besar ini harus bertemu di fase awal, namun mau tidak mau mereka harus memberikan segalanya. Tidak ada kata kompromi dalam laga sistem gugur ini. Setiap sentuhan bola, setiap duel udara, dan setiap peluang gol akan diperjuangkan dengan darah dan keringat. Fans dari kedua kubu dipastikan akan memadati tribun GSL, menciptakan atmosfer yang panas dan mendukung tim kesayangan mereka hingga peluit akhir berbunyi.
Laga BTP Pelangan vs PS Bintang Kemanuk bukan hanya tentang siapa yang lolos, tetapi juga tentang gengsi, harga diri, dan bukti siapa yang truly menguasai wilayah Selatan saat ini. Siapapun yang keluar sebagai pemenang sore nanti, mereka telah membuktikan mental juara. Namun bagi yang kalah, ini adalah pelajaran pahit bahwa di turnamen sebesar Lingsar Open 2026, tidak ada tim yang bisa dianggap remeh, bahkan di babak 32 besar sekalipun.
Nantikan duel epik antara Raja Tarkam dan Si Kancil ini. Sebuah laga yang akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling dramatis dalam sejarah Lingsar Open. (nhr)








































