Namun, babak kedua menampilkan sisi lain dari Perampuan FC. Pelatih melakukan rotasi pemain dan perubahan taktik yang signifikan, memanfaatkan kecepatan para pemain sayap untuk membuka ruang pertahanan lawan. Strategi ini mulai membuahkan hasil di menit ke-55, ketika Fikri (nomor punggung 8) berhasil menyarangkan gol penyama kedudukan sesaat, memperkecil kekalahan menjadi 5-1 dan membangkitkan semangat tim serta suporter.
Sayangnya, euforia gol tersebut tidak bertahan lama. Hanya beberapa menit kemudian, BASEL FC kembali menampar harapan Perampuan FC. Tandukan apik dari Lalu Kharis Lazuardi, yang akrab disapa Jaber, menambah keunggulan tuan rumah menjadi 6-1. Gol kelima ini sekaligus mematikan sisa-sisa perlawanan tamu dan memastikan tiga poin penuh bagi BASEL FC.Meski kalah telak, penampilan Perampuan FC di babak kedua patut diapresiasi. Mereka membuktikan bahwa dengan taktik yang tepat dan mental yang bangkit, mereka mampu memberikan tantangan serius bahkan terhadap tim yang sedang berada di puncak performa. Sementara bagi BASEL FC, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk melaju lebih jauh di Banyumulek Cup IV 2026. (nhr)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar